TV ONLINE

Peluang Usaha Budidaya Jamur Lingzhi

Sahabat carasendiri.com kali ini kita akan membahas tentang jamur lingzhi, 
taukah kalian jamur lingzhi ?
Jamur lingzhi termasuk beberapa jenis jamur lainnya yang sering dikonsumsi masyarakat sebagai bahan obat Sahabat carasendiri.com dibandingkan dengan jenis-jenis jamur seperti jamur tiram, jamur kuping, ataupun jamur merang yang banyak dimanfaatkan sebagai bahan makanan, Jamur lingzhi atau disebut juga dengan Ganoderma lucidum merupakan salah satu jenis jamur kayu yang terkenal dengan sebutan “Raja obat” Sahabat carasendiri.com, 
mengapa ko bisa disebut raja obat ?
apakah kalian tau sebabnya 
Sahabat carasendiri.com ?
jamur lingzhi disebut dengan raja obat karena khasiatnya dipercaya mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit dan aman dikonsumsi dalam jangka waktu panjang tanpa efek samping apapun Sahabat carasendiri.com
JIka kalian belum pernah mencobanya, 
silahkan mencoba Sahabat carasendiri.com, 
soal rasa ???
jangan ditanya lagi, 

rasanya juga enak dengan jamur-jamur lainnya Sahabat carasendiri.com

Baca Juga Sahabat carasendiri.com Tentang Beternak Uang dengan Burung Kacer


Jamur lingzhi, terdapat banyak kandungannya Sahabat carasendiri.com
salah satunya adalah seperti protein, polisakarida (ganodelan A, ganodelan B, dan beberapa jenis glukans), triterpenoid (asam ganodermik, ganodermadiol, dan 110 macam lainnya) yang strukturnya mirip dengan hormon steroid, juga germanium, ergosterol, coumarin, mannitol, alkaloid, asam lemak tak jenuh, adenosin, dan berbagai vitamin (B, C, D) serta mineral (natrium, kalsium, seng, besi, fosfor) 
banyaknya vitamin yang terkandung dalam jamur lingzhi,
oleh karena itu jamur yang satu ini banyak dikonsumsi oleh konsumen rumah tangga, perusahaan farmasi dan jamu, serta beberapa toko herbal sebagai bahan baku obat. Apakah kalian tau Sahabat carasendiri.com bahwa saat ini jamur lingzhi sudah ditawarkan ke konsumen dalam bentuk ekstrak, serbuk, teh, kopi, atau sirup instan yang siap minum. Sehingga jangkauan pasar aneka olahan jamur lingzhi bisa semakin luas dan semakin banyak diburu pasar.
wah wah 
hebat sekali kan khasiat jamur lingzhi 

mari kita lanjutkan lagi pembahasan tentang jamur lingzhi lebih dalam Sahabat carasendiri.com

dalam segi bisnis, 
mungkin ini adalah peluang, 
walau untung kecil, 
dalam dunia bisnis, 
itu merupakan celah peluang untuk dimasuki oleh para pengusaha, 
pada dasarnya Sahabat carasendiri.com jamur lingzhi bisa tumbuh di berbagai daerah, termasuk juga di kawasan Indonesia. 
Habitat asli jamur lingzhi yang biasanya tumbuh pada batang pohon yang sudah lapuk ternyata bisa dibudidayakan masyarakat dengan menggunakan media tanam buatan berupa serbuk gergaji kayu yang dibentuk menjadi baglog jamur.

taukah kalian Sahabat carasendiri.com bahwa jamur lingzhi dapat menghasilkan panen yang baik, 
salah satu hal yang diperlukan dalam cara budidaya jamur yang tepat dan berkualitas.
Sahabat carasendiri.com harus ingat ya, 
jangan sampai tidak ingat, 
karena ini adalah hal penting !!!
ini beberapa tips penting yang perlu diingat dalam budidaya jamur lingzhi.

Sebelum Sahabat carasendiri.com memulai bisnis budidaya jamur lingzhi, 
Sahabat carasendiri.com harus mempersiapkan terlebih dahulu ...
apa hal yang harus disiapkan Sahabat carasendiri.com ?
hal pertama adalah bibit,
bibit yang akan Sahabat carasendiri.com gunakan diusahakan pilih bibit jamur yang benar-benar berkualitas, untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal. 
Selanjutnya tips berikutnya budidaya jamur yang perlu Sahabat carasendiri.com jalankan antara lain sebagai berikut :

Menyiapkan media tanam. Media yang bisa Anda gunakan untuk membudidayakan jamur adalah campuran serbuk gergaji kayu (80-90 kg), bekatul (7-10 kg), kapur CaCO3 (3kg), tepung jagung (1/2 kg), air secukupnya, dan ditambahkan pupuk TSP, urea, ZA (masing-masing 0,7-1%).

Baca Juga Sahabat carasendiri.com Tentang Aneka Resep makanan Jamur

Lakukan proses fermentasi media selama 4-6 hari untuk mematikan jamur liar yang merugikan. Selama proses fermentasi berlangsung, lakukan pembalikan media sampai benar-benar merata dan berubah warna menjadi cokelat atau kehitaman.

Tips berikutnya adalah Sahabat carasendiri.com harus menyiapkan media,
siapkan media untuk dimasukan ke dalam kantong plastik dengan ukuran 30 cm x 20 cm, dengan tebal 0,5 mm dan tinggi 20 cm. Media yang telah dimasukan ke plastik lalu dipadatkan dan dipasang cincin pada bagian atasnya. Terakhir tutup leher baglog dengan kapas untuk menghindari masuknya air ke dalam kantong media.

Tahapan berikutnya yaitu proses sterilisasi. Anda bisa menggunakan tangki bekas, dandang besar, atau dum bekas untuk mengukus baglog jamur. Sterilisasi dilakukan pada suhu 95-120°C selama 6-8 jam. Setelah sterilisasi selesai, baglog didiamkan di ruang inokulasi hingga kembali ke suhu normal.

Tahapan inokulasi dilakukan di ruang yang telah disterilkan dan dengan bantuan peralatan yang telah steril pula. Inokulasi bisa Anda lakukan dengan membuka kapas penutup botol bibit di atas api spritus dan memasukan stik besi yang telah disterilkan untuk mengambil bibit dari botol dan di tanam ke leher baglog. Goyang cincin baglog agar bibit menyebar ke permukaan media, selanjutnya tutup kembali baglog jamur dengan kapas.

Setelah bibit ditanam, lakukan proses inkubasi untuk menumbuhkan miselium jamur lingzhi. Idealnya jamur lingzhi membutuhkan lingkungan dengan suhu 30-35°C, kelembapan 90-100%, dan cahaya lampu TL 60 watt. Setelah 15-30 hari biasanya miselium tumbuh hingga setengah bagian baglog, dan siap dipindahkan ke rumah kumbung jamur.

Setelah miselium jamur tumbuh memenuhi media baglog, Anda bisa membuka kapas penyumbatnya dan melakukan pemeliharaan jamur dengan baik agar hasil panen yang diperoleh bisa optimal. Letakan baglog jamur di rak-rak yang telah dipersiapkan secara horizontal, satu baris rak bisa diisi 10-15 tumpukan baglog dan menyamping dengan jumlah 20-30 baglog. Setiap barisan baglog diberi penyekat bambu dengan jarak antar baris 80-90 cm. Usahakan kondisi ruang kumbung memiliki suhu 16-28°C, tingkat kelembapan 80-85% dan cahaya lampu TL sebesar 60 watt, untuk mendukung pembentukan tubuh buah jamur lingzhi.


Dalam segi pemasaran , memang ini adalah masa paling sulit, 
karena apa Sahabat carasendiri.com ???karena pada masa ini kita mempunyai banyak kawan dan banyak musuh, 
banyak saingan anda yang ingin mendapatkan keuntungan seperti anda, 
dan banyak seseoang lebih kreatif untuk mendapatkan kemenangan, 
dan banyak juga orang licik dalam hal ini,
jadi kalia  harus pintar-pintar dalam segi pemasaran, 
gunakan otak anda, 
dan berpikir kreatif tapi tidak licik Sahabat carasendiri.com.
Good think !

Kelebihan Bisnis

Minat masyarakat akan berbagai macam obat herbal semakin hari semakin meningkat, kondisi ini tentu cukup menguntungkan para petani jamur lingzhi. Mengingat jamur konsumsi ini merupakan salah satu jenis obat herbal yang berkhasiat mencegah dan menyembuhkan beragam jenis penyakit tanpa memberikan efek samping bagi konsumennya. Sehingga tidak heran bila kini peluang pasar jamur lingzhi semakin terbuka lebar.

Disamping permintaan pasar yang semakin besar, membudidayakan jamur lingzhi tidak membutuhkan banyak modal. Bahkan Anda bisa menjadikan budidaya jamur lingzhi sebagai salah satu alternatif bisnis rumahan yang tentunya tidak murahan. Sebab, sekarang ini harga jual jamur lingzhi kering cukup tinggi yaitu sekitar Rp 140.000,00/kg.

Kekurangan Bisnis budidaya jamur

Beberapa kendala yang sering dihadapi para petani adalah munculnya hama dan penyakit pada jamur lingzhi bila proses penanaman dan perawatannya kurang terjaga. Karena itu usahakan untuk menjaga sterilisasi peralatan, perlengkapan dan SDM yang digunakan selama proses budidaya berlangsung. Selain itu lakukan pula perawatan dengan baik, dan jaga kebersihan ruang kumbung jamur, agar terhindar dari hama pengganggu yang bisa menghambat pertumbuhan jamur lingzhi.

Untuk mendukung pemasaran produk jamur lingzhi, 
Sahabat carasendiri.com.juga bisa memanfaatkan media promosi untuk menginformasikan produk tersebut kepada khalayak ramai. 
Misalnya saja dengan memasang iklan di media cetak, mempromosikannya di berbagai media elektronik, atau memanfaatkan internet marketing untuk meningkatkan penjualan produk. Seperti jual jamur secara online, atau sekedar memasarkan bibit jamur lingzhi melalui website, blog atau jejaring sosial yang kini banyak dimanfaatkan masyarakat.

Sahabat carasendiri.com ini adalah tips terakhir buat kalian,
jika kalian benar-benar sudah niat, 
hal yang terpenting kalian ingat adalah, 
tidak selamanya bisnis selalu di atas ,
pasti ada titik dimana anda dibawah, 
jadi walau dalam tips artikel ini terlihat mudah dalam berbisnis, 
ini tak semudah kenyataan , 
karena dalam bisnis kita melaukan persaingan yang sangat keras, 
oleh karena ini kalian semua harus terus semangat ia dalam menjalani bisnis, 
walau kalian dibawah tetap berusaha, 
dan jika kalian diatas selalu ingat yang dibawah, 
kalian tidak akan berdiri diatas tanpa bantuan orang-orang dibawah kalian Sahabat carasendiri.com 

Sekian tips dari carasendiri.com , 
semoga artikelnya bisa bermanfaat untuk kalian semua,
jika kalian ada yang ingin merequest artikel bisa kalian email carasendiri,com di kawannongkrong@gmail.com oke ditunggu requestnya 

Baca Juga Sahabat carasendiri.com Tentang Berani Jadi Pengusaha




0 komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Follow by Email

Mari Bergabung